Polisi Dalang terorisme yang sesungguhnya??

Judul diatas sangat menggelitik bagi kaum Muslimin yang selama ini menjadi sasaran tembak sebagai dalang dari berbagai peristiwa terkait dengan kosakata TERORISME. Judul diatas merupakan tema yang diangkat oleh Forum Kajian Sosial Kemasyarakatan (FKSK) dalam acara diskusi pada Kamis, 26 Agustus 2010 bertepatan dengan 16 Ramadhan 1431 H bertempat di Intiland Tower Jl. Jenderal Sudirman 32 Jakarta Pusat bersama lima narasumber yaitu Kombes (Pol) Zulkarnaen (Kabid.Mitra Div.Humas Mabes POLRI), Mardigu Wowiek Prasantyo, M.Psych. (Pakar Psikologi Riset dan Pengamat Terorisme), Fahri Hamzah (Wakil Ketua Komisi III DPR RI), Munarman, SH. (Direktur An Nashr Institute), KH.Muhammad Al Khaththath (Sekjen Forum Umat Islam) ditambah host H.M. Luthfi Hakim, SH., MH. (Tim Pembela Muslim). Acara diskusi yang berlangsung lebih kurang dua jam dimulai pukul.14.30 sd. 16.30 WIB berjalan cukup hangat dan memang cukup mencengangkan dengan diungkapnya beberapa fakta kejanggalan rangkaian dua kasus terorisme terakhir yaitu Kamp Pelatihan Mujahidin Aceh sampai drama “sinetron” penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir sebagaimana istilah yang digunakan oleh KH. Muhammad Al Khaththath.

Acara dimulai sekitar pukul. 14.30 WIB mundur tiga puluh menit dari jadwal dengan diawali pembukaan oleh pembawa acara Ustadz Bernard Abdul Jabbar (Hizbul Dakwah Islam) seraya menyitir Hadits Nabi Shalallahu’alaihi Wasallam tentang algojo (polisi) di akhir zaman yang di pagi hari melakukan tindakan yang menyebabkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala marah kemudian di sore hari justru melakukan tindakan yang juga menyebabkan murka Allah Subhanahu Wa Ta’ala (Hadits ini terdapat dalam Kitab Mu’jam Al Kabir), jumlah peserta yang hadir sekitar tiga puluh orang berikut insan pers diantaranya media elektronik Metro TV, wartawan dari media cetak Sabili dan Suara Islam.

Setelah prolog dari Ustadz Bernard, acara langsung diserahkan kepada host H.M.Luthfi Hakim, SH., MH. yang cukup hangat membuka diskusi sehingga cukup mengimbangi suhu ruangan lantai dua Intiland Tower tepat diatas Bank Mandiri ber-AC sekitar 25 derajat celcius itu. Host kemudian mempersilahkan kelima narasumber untuk menempati tempat yang disediakan berlatar backdrop bertulis tema acara, duduk disisi paling kanan Kombes (Pol) Zulkarnaen kemudian ke arah kiri diikuti Fahri Hamzah, host, Mardigu W.Prasantyo, Munarman dan paling kiri KH.Muhammad Al Khaththath.

Pak Luthfi Hakim sebagai host langsung memulai pertanyaan pertama kepada Kombes (Pol) Zulkarnaen berkaitan dengan proses teknis penangkapan Ustadz Abu yang sangat tidak manusiawi serta sangat berbeda dengan penjahat yang bernama koruptor. Kombes (Pol) yang hobi berpantun dalam berbicara sepanjang acara ini tidak dapat menjawab pertanyaan host, dan hanya mengatakan,”…dalam proses teknis penangkapan itu kan memang ada prosedurnya…”.

Pak Luthfi mencecar,”Pertanyaannya adalah mengapa harus dengan cara memecahkan kaca, menodongkan senjata dan cara-cara kasar lainnya ? padahal Ustadz Abu itu sangat acsessable (mudah ditemui) ?”. Kombes menjawab,”…(kurang lebih sama dengan jawaban pertama)…selain itu memang polisi diberi kewenangan untuk melindungi dirinya apabila ada indikasi yang membahayakan (mengancam polisi)”. Jawaban yang cukup menggelikan, padahal ketika disergap Ust. Abu tidak sedang membawa pasukan bersenjata melainkan membawa dua orang nenek tua yaitu istri beliau Ibu Aisyah Baraja dan istri Ust.Wahyudin (Pimpinan Ponpes Al Mukmin Ngruki) Ibu Muslikhah.

Pak Luthfi tidak melanjutkan pertanyaan, karena intinya sang Kombes tidak bisa menjawab hanya muter-muter sendiri. Pak Luthfi melanjutkan dengan pertanyaan berikutnya,” Bagaimana terkait dengan Sofyan Tsauri yang merupakan mantan polisi dalam kasus Pelatihan di Aceh ?”. Kombes menjawab,”Ya dia desersi polisi”. Pak Luthfi,”Kemudian bagaimana dengan fakta bahwa Sofyan sempat mengadakan Pelatihan militer bersama relawan FPI (Front Pembela Islam) di dalam Markas Komando Brimob Kelapa Dua ?”. Kombes,”Saya tidak tahu…teroris itu kan merupakan jaringan bawah tanah, ya…mungkin itu semata hasil ikhtiar mereka kemudian bertemu Sofyan yang telah bergabung bersama KOMPAK”. Pak Luthfi,”Kalau teroris gerakan bawah tanah, sementara orang seperti Ust. Abu kan bukan orang bawah tanah, kemudian kemana Ust. Abu pergi pasti di-inteli, jadi bagaimana mungkin beliau terlibat gerakan bawah tanah (terorisme).”.

Pak Luthfi kemudian mengalihkan pertanyaan berikutnya kepada Mardigu W. Prasantyo setelah sang Kombes kalang kabut dicecar pertanyaan ditambah sesekali umpatan flor yang memojokkan. Sang Kombes pun bisa agak tersenyum dan menyatakan bahwa dirinya sudah aman disambut tertawaan seluruh hadirin. Pak Luthfi bertanya ke Mardigu,” Sebagai peneliti gerakan terorisme, apakah benar ada data valid bahwa pernah terjadi pelatihan di MAKO Brimob Kelapa Dua ?” Mardigu, “Saya akan bicara sesuai fakta dan data yang saya miliki, ya benar dan terkonfirmasi” kemudian Mardigu mengatakan,”

Sofyan dibantu dua rekan polisi aktif bernama Tatang Mulyadi dan Abdi Tunggal sebagai penyuplai senjata disposal (rusak) yang direpair dan amunisi, selain itu ada satu orang nonaparat yang menyuplai senjata bernama Sutrisno”. Pak Luthfi, “Untuk mendapatkan senjata-senjata itu tentunya perlu izin resmi dan melalui birokrasi dari kesatuan”, Mardigu,” Ya, jelas”. Pak Luthfi,”Masuk akal tidak Ust. Abu yang mengkader para teroris itu ?”. Mardigu,” Meragukan, Kenapa Ust. Abu ditangkap, apa hubungannya ?”, Pak Luthfi,”Bagaimana semua ini bisa terjadi?”. Mardigu,”Jawaban saya sudah saya tulis dalam sebuah kalimat dan masih ada di akun Facebook dan Twiter saya, intinya masalah terorisme di negri ini harusnya bisa diselesaikan, tapi kalau saya berada di posisi mereka (pemerintah dan jajaran POLRI) apa saya sanggup menolak ya ? karena cukup menggiyurkan, pahamkan maksud saya ?”. Singkatnya ini semua adalah proyek untuk mendapatkan dana dari pihak asing (Amerika dan sekutunya) yang cukup besar. Luar biasa inilah ulah pemerintah dan alatnya yang bernama POLRI dalam mengkhianati umat Islam. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala menghancurkan mereka.

Semua hadirin tercengang dengan penyataan Pak Mardigu tadi, statement beliau dinilai cukup berani, karena itu cukup menelanjangi sepak terjang POLRI dengan Densus 88-nya untuk meraih uang dengan mengorbankan umat Islam. Selanjutnya Pak Luthfi beralih kepada Munarman,”Bagaimana tentang peran Sofyan dalam dua kasus terorisme yang berujung ditangkapnya Ust. Abu?”, kemudian Munarman menceritakan kronologi terjadinya peristiwa Aceh, berikut ini cuplikan point-point penting kronologinya,

  1. Sofyan Tsauri masuk ke Aceh pada Januari 2009 dan langsung menawarkan diri untuk menjadi instruktur pelatihan calon relawan FPI Aceh yang akan diberangkatkan ke Gaza, mengingat pada masa itu baru saja terjadi gempuran Israel ke Gaza.
  2. Lima belas orang personel relawan FPI untuk Gaza dari Aceh yang lulus seleksi diundang ke Jakarta.
  3. Keberangkatan ke Gaza ditunda, sepuluh orang dari mereka secara diam-diam berkunjung ke tempat Sofyan di Kelapa Dua.
  4. Sepuluh orang tersebut tinggal di tempat Sofyan selama satu bulan dengan biaya penuh dari Sofyan pada Februari 2009.
  5. Kesepuluhnya di doktrin oleh Sofyan yang membolehkan cara-cara perampokan kepada orang di luar kelompok Sofyan cs. dalam mendanai jihad.
  6. Selama sebulan itu hingga akhir Maret mereka sempat dilatih menembak di lapangan tembak MAKO Brimob dengan empat puluh peluru tajam pada masing-masing orang.
  7. Januari 2010 enam dari sepuluh orang yang pernah dilatih Sofyan di MAKO Brimob, ikut serta dalam Pelatihan Militer Mujahidin di Jantho Aceh Tengah.
  8. Februari 2010 Pelatihan Militer Mujahidin di Jantho aceh Tengah, disergap Polisi.

Munarman menambahkan bahwa dari kronologi ini terbukti bahwa Sofyan yang merekrut personal FPI bukan FPI yang merekrut Sofyan, sembilan orang personal FPI sekarang berada di bawah lindungan Munarman dan menjadi salah satu sumber informasi valid tentang keanehan kasus Aceh.

Mengenai penangkapan Ust. Abu lanjut Munarman hanyalah berdasarkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dari Lutfi Haidaroh alias Ubaid tepatnya pada point enam dengan pertanyaan “Bagaimana keterkaitan Dulmatin dalam peristiwa Aceh ?” Ubaid menjawab dengan tujuh puluh delapan jawaban, diantaranya mengaitkan Ust. Abu. Padahal dalam konsep hukum positif (baca:thaghut) ada prinsip “satu saksi berarti bukan saksi”. Munarman juga menjelaskan penanganan terorisme oleh POLRI belakangan ini juga aneh seperti dua korban penembakan Cawang yang sampai hari ini belum ada yang tahu siapa mereka, ini menggambarkan kebobrokan POLRI dan sangat berbahaya karena kedepan POLRI bisa saja menembak orang seenaknya dan mengaitkan dengan terorisme seenak udel-nya.

Munarman juga mengungkapkan bahwa Pangkal ini semua adalah bukan di Densus 88 melainkan ada tim kecil lain di balik layar yang bekerja di bawah pimpinan Kombes (Pol) Goris Mere, nama tim ini adalah Satgas Antibom, tim ini berlatih di sebuah pulau di selatan Lampung, tim inilah yang bekerja dalam eksekusi para terduga teroris, Munarman mengistilahkannya sejenis tim Buser. Munarman kemudian menunjukkan sebuah dokumen dari Dephan Amerika seputar anggaran biaya kampanye antiterrorisme yang dikeluarkan dan diperebutkan oleh beberapa negara termasuk Indonesia. Dalam dokumen itu tercatat angka 141,7 Miliar Dolar AS, angka yang cukup fantastis, itupun pada tahun 2008 saja, dan meningkat sampai enam kali lipat per tahun. Selain itu Munarman juga mengungkap adanya opini yang dilancarkan oleh tokoh koordinator senator bidang pertahanan Amerika yang beragama Yahudi tentang opini bahwa para teroris yang ada di dunia kesemuanya beraliran salafi jihadi.

Washington - Di masa depan, tak menutup kemungkinan manusia hanya perlu menekan telapak tangan atau lengannya sendiri untuk melakukan panggilan di ponsel. Cikal bakalnya sekarang sudah ada, yakni teknologi yang dinamakan Skinput.

Skinput (Skin Input) yang dikembangkan Microsoft bersama Carnegie Mellon University di Amerika Serikat ini, memungkinkan kulit manusia dijadikan media touchscreen atau layar sentuh untuk menavigasi gadget.

Perangkat Skinput yang dikaitkan di lengan pengguna, mampu mendeteksi level suara yang terjadi kala kulit ditekan, sehingga mampu membedakan perintah yang diberikan. Sebuah proyektor mungil menampilkan layar di kulit pengguna.

Prototipe Skinput ini menggunakan teknologi nirkabel untuk mentransfer komando ke perangkat tertentu, misalnya ponsel, iPod sampai komputer.

Saat ini, Skinput bisa digunakan untuk mendeteksi lima lokasi input dengan akurasi 95,5 persen.

Namun teknologi ini masih dalam awal perkembangan. Sebanyak 20 relawan saat ini baru mengujicobanya, semuanya dilaporkan puas dengan kemudahan navigasi Skinput. Tampaknya Skinput termasuk teknologi yang cukup menjanjikan

Animasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

(Dialihkan dari Kartun)
Langsung ke: navigasi, cari
Animasi dengan laju 10 frame per detik
Animasi seekor kuda buatan Edward Muybridge

Animasi, atau lebih akrab disebut dengan film animasi, adalah film yang merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak. Pada awal penemuannya, film animasi dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di-"putar" sehingga muncul efek gambar bergerak. Dengan bantuan komputer dan grafika komputer, pembuatan film animasi menjadi sangat mudah dan cepat. Bahkan akhir-akhir ini lebih banyak bermunculan film animasi 3 dimensi2 dimensi. daripada film animasi

Wayang kulit merupakan salah satu bentuk animasi tertua di dunia. Bahkan ketika teknologi elektronik dan komputer belum diketemukan, pertunjukan wayang kulit telah memenuhi semua elemen animasi seperti layar, gambar bergerak, dialog dan ilustrasi musik.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Proses pembuatan animasi

Ada dua proses pembuatan film animasi, diantaranya adalah secara konvensional dan digital. Proses secara konvensional sangat membutuhkan dana yang cukup mahal, sedangkan proses pembuatan digital cukup ringan. Sedangkan untuk hal perbaikan, proses digital lebih cepat dibandingkan dengan proses konvensional. Tom Cardon seorang animator yang pernah menangani animasi Hercules[1] Dalam pengisian suara sebuah film dapat dilakukan sebelum atau sesudah filmnya selesai. Kebanyakan dubbing dilakukan saat film masih dalam proses, tetapi terkadang seperti dalam animasi Jepang, sulih suara justru dilakukan setelah filmnya selesai dibuat. mengakui komputer cukup berperan. "Perbaikan secara konvensional untuk 1 kali revisi memakan waktu 2 hari sedangkan secara digital hanya memakan waktu berkisar antara 30-45 menit."

[sunting] 2Dimensi

[sunting] Celluloid (konvensional)

Teknik Celluloid (terkadang disebut menjadi cell) ini merupakan teknik mendasar dalam pembuatan film animasi klasik. Setelah gambar mejadi sebuah rangkaian gerakan maka gambar tersebut akan ditransfer keatas lembaran transparan (plastik) yang tembus pandang/ sel (cell) dan diwarnai oleh Ink and Paint Departement. Setelah selesai film tersebut akan direkam dengan kamera khusus, yaitu multiplane camera didalam ruangan yang serba hitam.

Objek utama yang mengeksploitir gerak dibuat terpisah dengan latar belakang dan depan yang statis. Dengan demikian, latar belakang (background) dan latar depan (foreground) dibuat hanya sekali saja. Cara ini dapat menyiasati pembuatan gambar yang terlalu banyak.

  • Pra-produksi:
    • Konsep,
    • Skenario,
    • Pembentukan karakter,
    • Storyboard,
    • Dubbing awal,
    • Musik dan sound FX
  • Pasca-produksi:
    • Lay out (Tata letak),
    • Key motion (Gerakan kunci/ inti),
    • In Between (Gambar yang menghubungkan antara gambar inti ke gambar inti yang lain)
    • Clean Up (Membersihkan gambar dengan menjiplak)
    • Background (Gambar latar belakang),
    • Celluloid (Ditransfer keatas plastik transparan)
    • Coloring (Mewarnai dengan tinta dan cat).
  • Post-produksi:
    • Composite,
    • Camera Shooting (Gambar akan diambil dengan kamera, dengan mengambil frame demi frame),
    • Editing,
    • Rendering,
    • Pemindahan film kedalam roll film.

[sunting] Komputer

Setelah perkembangan teknologi komputer di era 80-an, proses pembuatan animasi 2 dimensi menjadi lebih mudah. Yang sangat nyata dirasakan adalah kemudahan dalam proses pembuatan animasi. Untuk penggarapan animasi sederhana, mulai dari perancangan model hingga pengisian suara/dubbing dapat dilakukan dengan mempergunakan satu personal komputer. Setiap kesalahan dapat dikoreksi dengan cepat dan dapat dengan cepat pula diadakan perubahan. Sementara dengan teknik konvensional, setiap detail kesalahan terkadang harus diulang kembali dari awal. Proses pembuatan animasi 2Dimensi digital terdiri dari:

  • Pra-produksi:
    • Konsep,
    • Skenario,
    • Pembentukan karakter,
    • Storyboard,
    • Dubbing awal,
    • Musik dan sound FX
  • Pasca-produksi:
    • Lay out (Tata letak),
    • Key motion (Gerakan kunci/ inti),
    • In Between (Gambar yang menghubungkan antara gambar inti ke gambar inti yang lain)
    • Background (Gambar latar belakang),
    • Scanning
    • Coloring.
  • Post-produksi:
    • Composite,
    • Editing,
    • Rendering,
    • Pemindahan film kedalam berbagai media berupa VCD, DVD, VHS dan lainnya.

[sunting] 3Dimensi

Wiki letter w.svg Bagian ini membutuhkan pengembangan ({{{date}}})

Tiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). Saat ini video card menggunakan variasi dari instruksi-instruksi yang ditanamkan dalam video card itu sendiri (bukan berasal dari software) untuk mencapai hasil grafik yang lebih realistis dalam memainkan game komputer.[2]

[sunting] Film Animasi dengan keuntungan tertinggi

Sampai saat ini, ada beberapa film animasi yang memiliki keuntungan yang sangat besar, sebut saja Shrek 2 atau Finding Nemo, yang keuntungannya sudah diatas 800 juta dollar, yang film lain saja sangat sulit mendapatkannya. Berikut adalah 20 film animasi dengan pendapatan tertinggi :

Rank Nama Film ↓ Studio ↓ Penghasilan dunia ↓ Tahun ↓
1 Shrek 2 DreamWorks SKG $919,838,758 2004
2 Ice Age: Dawn of the Dinosaurs BlueSky $878,701,244 2003
3 Finding Nemo Disney/Pixar $864,625,978 2003
4 Shrek The Third DreamWorks SKG $798,958,162 2007
5 The Lion King Buena Vista/Walt Disney $783,841,776 1994
6 Up Disney/Pixar $683,807,981 2009
7 Ice Age: The Meltdown 20th Century Fox $655,388,158 2006
8 Ratatouille Disney/Pixar $643,707,397 2007
9 Kung Fu Panda DreamWorks SKG $631,736,484 2008
10 The Incredibles Disney/Pixar $631,442,092 2004
11 Madagascar: Escape 2 Africa DreamWorks SKG $603,900,309 2008
12 Monsters, Inc. Disney/Pixar $545,366,597 2001
13 WALL•E Disney/Pixar $533,268,237 2008
14 Madagascar DreamWorks SKG $532,680,671 2005
15 Aladdin Buena Vista/Walt Disney $504,050,219 1992
16 Toy Story 2 Disney/Pixar $485,015,179 1998
17 Shrek DreamWorks SKG $484,409,218 2001
18 Cars Disney/Pixar $461,983,149 2006
19 Tarzan Buena Vista/Walt Disney $448,191,819 1999
20 Happy Feet Warner Bros. $384,300,000 2006

[sunting] Animasi di Indonesia

Perkembangan animasi sebenarnya telah meluas di Indonesia, bahkan ada beberapa studio yang telah membuat animasi lisensi luar dikerjakan oleh tenaga ahli lokal atau dengan kalimat lain, Indonesia sudah lama terkenal hanya sebagai tempat produksi industri film animasi Jepang dan Amerika Serikat. Data Ainaki (Asosiasi Industri Animasi dan Konten Indonesia) mencatat nama-nama studio animasi Indonesia, diantaranya adalah: Frozzty Entertainment, Tunas Pakar Integraha, Castle Production, Mirage, Pustaka Lebah, Jogjakartun, Mrico, Animad Studio, Jelly Fish, Bulakartun, Griya Studio, Bening Studio, Studio Kasatmata, Asiana Wang Animation, Bintang Jenaka Cartoon Film, Red Rocket, Infinite Frameworks Studios Batam dan lain-lain.[3]

[sunting] Sekolah Animasi di Indonesia

  1. IDS | International Design School.

[sunting] Catatan kaki

Modus Pemborosan Para Pejabat

Pada penghujung tahun 2009, kita disuguhkan berita dari para pejabat kita yang mendapatkan fasilitas mobil mewah. Padahal kondisi ekonomi kita sedang menurun kondisi APBN yang diperkirakan mengalami defisit RP 98 triliun(1,6% dari PDB). Dari hal tersebut terbukti bahwa elite-elite birokrasi di Indonesia masih belum memiliki semangat untuk berhemat, khususnya dalam menggunakan anggaran negara. Bukan hanya di Pemerintah pusat saja tetapi di pemerintah tingkat daerah pun hal ini sering terjadi. Ironisnya, pemborosan anggaran itu tidak memiliki dampak meyakinkan bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kasus Mobil dinas mewah ini hanyalah salh satu dari sekian banyak kasus yang cenderung merugikan negara. Hal ini seolah-olah telah menjadi penyakit yang kronis di lingkungan birokrasi kita. Apabila dicermati ,paling tidak ada lima modus yang sering dilakuakan untuk pemborosan anggaran negara.
1. Terkait pemberian fasilitas kedisnasan. kasus mobil dinas, tunjangan perumahan anggota legislatif dan kasus lainya yang tidak jelas income dan outputnya. Sangat mungkin bahwa hal yang terjadi di lingkungan birokrasi merupakan sebuah bentuk"warisan budaya" patrimonial governance.yaitu para pejabat masih sulit untuk memisahkan kepentingan pribadi dengan kepentingan publik di satu sisi dan paradigma yang menganggap penampilan luar sebagai unsur penentu. Hal tiu kemudian mendorong elite-elite pejabat seakan berlomba-lomba dalam meningkatkan kuantitas/kualitas fasilitas dinasnya dengan memanffatkan privilege yang dimiliki.
2. Sumber pemborosan yang kedua yang tidak jelas manffatnya adalah anggaran untuk perjalanan dinas . termasuk studi banding. Anggaran untuk perjalanan dinas untuk setiap satuan kerja dipasytikan memiliki jumlah yang signifikan. Namun, efektivitasnya masih harus dipertanyakan. bukan rahasia umum lagi bahwa kegiatan perjalanan dinas atau studi banding sering tidak tepat sasaran.
3. Pemborosan dalam pengadaan barang dan jasa . terutama barang dan jasa yang tidak dipersyaratkan melalui pelelangan. Itu terkait indeks harga pemerintah yang seringkali melebihi harga pasar. Selisih harga tersebutlah yang menyebabkan pemborosan anggaran dan menyebabkan terjadinya penyimpangan.
4. Paradigma para birokrat yang cenderung berorientasi "proyek". "Proyek" lebih dipandang sumber tambahan pendapatn pribadi daripada kegiatan untuk mensejahterakan rakyat.
5. Pemborosan yang secara nominal kecil tapi berlangsung secara terus menerus. Yang bisa dikategorikan hal ini antara lain, pemanfaatan fasilitas kantor untuk kepentingan yang tidak sebagaimana mestinya. Misalnya, pemanfaatan mobil dinas, telefon, komputer kantor atau hal lainya.
diambil dari artikel karya Didik G.Suharto

Ketidakadilan di negara kita

Ketidakadilan di negara kita sudah merupakan hal yang dianggap wajar.Terutama keadilan dihadapan hukum yang dimana menurut undang-undang semuanya memiliki hak yang sama tapi pada kenyataanya Keadilan itu masih terasa sangat jauh bagi rakyat kalangan bawah. seolah-olah keadilan itu hanya bagi mereka yang memiliki harta atau jabatan saja. kita masih ingat dengan berita seseorang yang ditangkap karena mengambil sebuah semangka dia diperlakukan seenaknya oleh para petugas keamanan berbeda dengan para koruptor yang merugikan milyaran rupiah bagi negara mereka mendapatkan perlakuan istimewa di penjaranya dengan fasilitas yang lengkap atau berada di luar dengan bebasnya.Seperti Anggodo yang sidah sangat jelas terbukti sebagai koruptor tapi aparat penegak hukum hanya bermain-main saja dengan kasis ini.
Kasus bank century yang akhir-akhir ini mencuat merupakan Bank Kecil yang mendapatkan kucuran dana yang sangat besar untuk menyelamatkanya. bahkan seorang menteri keuangan mengatakan bahwa kalau krisis di bank ini akan mempengaruhi bank lain padahal bank century hanyalah bank kecil yang tidak terlalu berpengaruh di indonesia.kasus Bank century ini ternyata berkaitan dengan banyak pejabat di Indonesia Sehingga Penyelesaianya pun memiliki banyak tantangan bahkan diduga Presiden pun ikut terlibat.
Kasus prita yang di tangkap hanya karena memberikan keluhannya tentang Rumah Sakit Omni Internasional kepada teman-temanya harus menjalani proses hukum yang panjang. Ini membuktikan ketidakadilan di negara kita benar-benar nyata bahkan salah satu majalah terkenal di amerika THE New York Times Mengatakan"Indonesian caught up in one of the world’s most corrupt legal systems." Tetapi kasus Korupsi besar seperti eddy tansil yang merupakan koruptor besar yang pergi keluar negeri dan kasus lainya bahkan tidak ada upaya dari pemerintah untuk menyelesaikanya. Padahal mereka itu merugikan jelas-jelas merugikan negara. Kita sehrusnya malu dengan semua itu dan harus kita dapat merubahnya dan utuk kita harus mengetahui siapa sebenarnya yang paling bertanggung jawab atas semua ketidakadilan ini bahkan para penguasa pun tidak pernah mau merubahnya. Hal ini benar-benar sangat ironis sekali dengan masyarakat indonesia yang merupakan bangsa berpenduduk muslim terbanyak di dunia dimana nilai -nilai kebenaran dijunjung tinggi maka perlu diadakanya sebuah reformasi besar di setiap sektor pemerintahan dan aparat penegak hukum dengan berlandaskan kepada satu hal yaitu sistem sangat benar dan ditakuti oleh para koruptor dan penjahat yaitu syariah Islam ketiaka syariah Islam dapat ditegakan dinegara kita maka tidak akan mungkin terjadi hal-hal tersebut. Itu adalah satu-satunya jalan terbaik menurut saya karena untuk menyelesaikan seluruh maslah di negeri kita dan yang harus kita lakukan adalah sebagai penggerak agar sistem syariah Islam akan dapat dijalankan di negeri kita ini.

Black Hat SEO

Black hat SEO (search engine optimizion) merupakan sebuah cara pengoptimasian website atau blog di search engine. Biasanya cara yang digunakannya cenderung tidak etis dan haya mengharapkan banyaknya pengunjung yang masuk ke website mereka. para Black Hat SEO menggunakan cara-cara tertentu untuk bisa mendapatkan pengunjung yang sebanyak-banyaknya tanpa peduli dengan kualitas blog atau website mereka.
Disini saya akan menjelaskan beberapa trick para black Hat SEO lakukan:
1.keyword Stuffing
Cara Keyword Stuffing ini sangat mudah para pemilik blog atau website hanya memasukan kata-kata yang banyak ke dalam blog/websitenya dan menyamarkan kata-kata tersebut dengan warna dasar dari blog miliknya, walaupun kata tersebut tidak berhubungan dengan isi dari website miliknya itu. Sehingga kita tidak dapat melihatnya secara langsung dari websitenya tapi search engine akan tetap membacanya.
2.Invisible Link
tehnik ini dengan memasukan banyak link ke website miliknya dan dismarkan dalam bentuk titik-titik tertentu yang dibuat para black hat SEO
3.Cloaking
Tehknik ini digunakan dengan membuat 3 file utama yang pertama ialah Real cntent. yang memuat isi blog sebenarnya dan Fake content yang memuat banyak link yang akan dibaca search engine serta yang ketiga merupakan gabungan kedua gontent tersebut
4.Wiki SpAm
Yaitu dengan cara menaruh alamata mereka di wikipedia

Info PSB Bina Siswa SMA Plus Cisarua


Pada Tahun Pelajaran 2009/2010 Bina Siswa SMA Plus Cisarua Yayasan Darmaloka Provinsi Jawa Barat memberikan kesempatan kepada para putra/putri daerah sebanyak 60 s.d. 70 orang terdiri dari siswa/siswi lulusan SMP/MTs yang berprestasi dan berpotensi dengan status dari Keluarga golongan ekonomi lemah, Yatim Piatu,Yatim atau Piatu juga dari keluarga ekonomi lemah, untuk melanjutkan pendidikan dengan biaya ditanggung Yayasan.

Siswa-siswi yang diterima akan diasramakan dengan sistem pembinaan yang mengutamakan kedisiplinan berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya serta disekolahkan di SMAN 1 Cisarua dengan mendapatkan pelajaran tambahan (plus) di Bina Siswa yang terdiri dari Agribisnis, Kewirausahaan, Akuntansi, Komputer, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, disamping Intrakurikuler, Kokurikuler dan Ekstrakurikuler.

Pendaftaran dilaksanakan dari tanggal 20 April s.d. 13 Juni 2009 dialamatkan ke kantor Bina Siswa SMA Plus Cisarua.

Untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai PSB Bina Siswa SMA Plus Cisarua TP. 2009/2010, silahkan download :

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes